Tampilkan postingan dengan label info unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info unik. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Februari 2013

Cuma Karena Malas Gosok Gigi, Mr P Jadi Susah Ereksi


Bagi laki-laki, malas gosok gigi tidak hanya berakibat pada bau mulut tidak sedap. Kebiasaan buruk tersebut juga bisa menyebabkan radang gusi, yang jika dibiarkan akan memicu masalah yang lebih serius yakni Mr P jadi susah ereksi.

Hubungan antara perilaku malas gosok gigi dengan risiko disfungsi ereksi terungkap dalam penelitian yang dipublikasikan di Journal of Sexual Medicine. Penelitian ini melibatkan 80 laki-laki dewasa yang mengalami disfungsi ereksi dan 82 laki-laki dewasa yang sehat.

Hasil pengamatan atas riwayat kesehatan para partisipan menunjukkan bahwa 53 persen laki-laki dengan disfungsi ereksi memiliki riwayat radang gusi. Sementara pada laki-laki yang fungsi seksualnya normal, radang gusi hanya ditemukan pada sekitar 23 persen partisipan.

"The magic smoking gun (bukti yang valid soal apa yang menyebabkannya) belum ditemukan hingga saat ini," kata John M Coke, DDS, profesor kedokteran gigi dan kebersihan mulut dari University of Alabamaseperti dikutip dari MensHealth, Minggu (9/12/2012).

Beberapa studi sebelumnya menunjukkan bahwa kebersihan gigi dan mulut yang kurang terjaga bisa mempengaruhi sistem peredaran darah secara keseluruhan. Terhadap fungsi seksual laki-laki, kondisi ini menyebabkan aliran darah ke Mr P terhambat sehingga susah ereksi.

Namun demikian, perilaku malas gosok gigi bukan satu-satunya penyebab radang gusi seperti yang ditemukan pada banyak laki-laki dengan disfungsi ereksi. Merokok juga bisa mempengaruhi peredaran darah, sehingga bisa memicu radang gusi maupun susah ereksi.

Untuk menjaga kesehatan gigi sekaligus mencegah gangguan ereksi, Prof Coke menganjurkan untuk gosok gigi dengan gerakan memutar di sekitar gusi sebanyak 3 kali sehari. Kunjungi juga dokter gigi minimal setahun 2 kali, karena cuma dokter gigi yang punya alat untuk membersihkan kotoran di bawah gusi.


Selasa, 19 Februari 2013

5 Cara Mudah Kembali Langsing Setelah Melahirkan


Jangan izinkan tubuh tetap gemuk setelah melahirkan. Kembali langsing setelah melahirkan bisa dilakukan dengan cara mudah. Bagaimana caranya?

Berikut ini cara yang bisa Anda lakukan agar bisa kembali langsing setelah melahirkan, seperti dikutip dari Times of India, Selasa (19/2/2013):

1. MenyusuiMenyusui tidak hanya bagus untuk bayi namun juga bisa membantu ibu untuk menurunkan berat badan. Dokter meyakini menyusui bisa membakar sekitar 500 kalori setiap hari.

2. Minum Banyak Air
Minum setidaknya 10 sampai dengan 12 gelas air setiap hari sangat bagus. Sebab dengan minum air bisa membantu menyegarkan dan melangsingkan tubuh. Jika urine Anda berwarna kuning bisa jadi ini pertanda dehidrasi, jadi segeralah minum air banyak-banyak.

3. Makanan Seimbang
Setelah melahirkan, mungkin Anda tidak bisa buru-buru diet. Namun pastikan bahwa makanan yang Anda konsumsi adalah makanan sehat dan seimbang. Jangan lupakan buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, ikan dan produk susu rendah lemak. 

4. Olahraga
Ada banyak cara mudah bagi ibu yang baru melahirkan untuk berolahraga. Tidak perlu pergi ke gym, namun Anda bisa berolahraga bersama bayi kecil Anda. Caranya pergilah berjalan-jalan bersama si kecil. Letakkan bayi Anda di kereta bayi atau gendonglah dia, dan pergilah jalan-jalan.

5. Makanlah Hanya Saat Lapar
Meski sedang menyusui, bukan alasan Anda bisa makan semaunya. Jangan tergoda untuk makan banyak gorengan. Meski begitu juga berarti Anda lewatkan waktu makan demi ingin cepat-cepat langsing. Sebaiknya rencanakan makan Anda dan makanlah makanan dengan jumlah kalori yang tidak berlebihan.

Meski berupaya langsing lagi setelah melahirkan namun jangan sampai program menurunkan berat badan ini malah bikin Anda stres. Menjadi langsing kembali akan terasa lebih mudah jika dilakukan sambil bersenang-senang dengan bayi Anda.

http://daganganemaqnekkad.blogspot.com/2013/01/golden-tissue.html

Senin, 18 Februari 2013

Hati-hati, Makanan Ini Paling Sering Bikin Jerawat !



Jerawat sepertinya sudah menjadi masalah yang umum di masyarakat, terutama pada remaja. Ada banyak faktor penyebabnya, salah satunya makanan. Dari sekian banyak, makanan berikut paling sering menyebabkan jerawat.

Jerawat terbentuk ketika folikel di bawah kulit tersumbat. Kebanyakan jerawat terbentuk pada wajah, leher, punggung, dada dan bahu. Jerawat dapat muncul pada kulit siapa pun, tetapi paling sering muncul pada kulit remaja dan dewasa muda.

Berikut beberapa makanan yang paling sering menjadi pemicu munculnya jerawat, seperti dilansir focusacne, Selasa (19/2/2013):

Makanan yang digoreng

Mengonsumsi lemak minyak tidak sehat secara teratur, tubuh akan dipaksa untuk menggunakannya untuk membentuk sel kulit baru. Sel-sel kulit tidak akan berfungsi dengan baik. Akhirnya, jerawat dan penyakit kulit lainnya dapat terwujud.

Jenis makanan gorengan yang paling sering menyebabkan jerawat antara lain:
1.      Kentang Goreng
2.      Donat
3.      Ayam goreng
4.      Makanan china cepat saji
5.      Mozzarella sticks

Makanan tinggi gula

Gula dapat menekan sistem kekebalan tubuh dan berdampak pada penurunan pertahanan tubuh terhadap infeksi bakteri, yang merupakan salah satu penyebab jerawat.

Gula juga mengganggu penyerapan kalsium dan magnesium, yang merupakan mineral penting untuk kulit yang optimal. Selain itu, gula menyebabkan hilangnya elastisitas jaringan dan fungsi.

Makanan tinggi gula penyebab jerawat adalah:
1.      Permen
2.      Soda
3.      Krim
4.      Coklat
5.      Biscuit

Makanan tinggi karbohidrat

Karbohidrat yang paling penting adalah glukosa, gula sederhana (monosakarida) yang dimetabolisme oleh hampir semua organisme. Semua karbohidrat akhirnya diubah menjadi glukosa, yang kemudian diubah menjadi glikogen untuk penyimpanan dalam tubuh.

Yang penting untuk disadari adalah tubuh manusia membutuhkan hanya sejumlah tertentu dari glukosa agar berfungsi dengan baik. Ketika Anda makan karbohidrat lebih dari yang tubuh butuhkan, maka masalah kesehatan seperti diabetes dan jerawat dapat terwujud.

Berikut makanan tinggi karbohidrat yang bisa memicu jerawat bila dimakan berlebihan:
1.      Beras putih
2.      Pasta
3.      Roti putih

http://daganganemaqnekkad.blogspot.com/2013/01/golden-soap.html

Senin, 11 Februari 2013

9 Hal tentang Seks yang Perlu Diketahui


Pasangan yang telah menikah selama beberapa tahun mungkin merasa sudah tahu betul apa itu seks dan berbagai aspek yang menyertainya. Tapi jangan salah, biasanya semakin seseorang mengklaim tahu segalanya, sebenarnya kenyataannya malah sebaliknya.

Tak usah repot-repot, Alicia Stanton, seorang pakar obstetri/ginekologi dan penulis buku "Hormone Harmony" serta memiliki spesialisasi dalam mengobati ketidakseimbangan hormon pria dan wanita telah mengumpulkan 9 mitos tentang seks sekaligus menjawab fakta tentang mitos-mitos itu. Seperti halnya dikutip daritimesofindia, Minggu (20/1/2013) berikut ke-9 mitos itu.

Mitos #1: Ketertarikan terhadap seks akan berkurang seiring datangnya menopause. Faktanya banyak wanita yang mampu mempertahankan keseimbangan hormonnya dan tetap tertarik untuk bercinta meski telah mengalami menopause. Bahkan kehamilan dan menstruasi bukan lagi halangan selama spontanitas masih dimiliki kedua pasangan.

Tak hanya itu, orang yang telah mengalami menopause biasanya jauh lebih percaya diri dan tahu betul apa yang mereka inginkan jadi aktivitas bercintanya bisa jauh lebih baik dari sebelumnya.


Mitos #2: Satu-satunya hormon yang penting bagi libido adalah testosterone. Padahal meski testosterone memang berperan penting untuk memunculkan libido dan fungsi seksual baik bagi pria maupun wanita, ada hormon lain yang juga diperlukan untuk itu yaitu estrogen, terutama untuk menimbulkan gairah seksual bagi pria dan wanita. Begitu juga dengan kortisol dalam kadar tinggi.


Mitos #3: Jika Anda benar-benar jatuh cinta, gairah seksual dan libido tinggi akan datang dengan mudah. Nyatanya agar memiliki koneksi yang kuat dengan pasangan, seseorang membutuhkan banyak waktu, energi dan perhatian untuk memupuknya. Fokuskan saja perhatian Anda pada pasangan dan apapun yang menurutnya menarik harus menjadi prioritas Anda. Dari situlah Anda akan menemukan cara-cara baru untuk selalu terhubung dan tertarik padanya.


Mitos #4: Jika Anda sehat maka Anda akan menginginkan seks sepanjang waktu. Ada berbagai jenis hasrat seksual atau tingkatan libido. Tapi satu-satunya cara untuk mengetahui apakah Anda memiliki jumlah seks yang 'tepat' adalah jika Anda dan pasangan merasa bahagia dengan kadar aktivitas seksual yang Anda lakukan sekarang. Tak perlu repot-repot juga membandingkannya dengan orang lain.


Mitos #5: Jika Anda klop dengan pasangan, Anda tak perlu mengatakan apa yang Anda butuhkan. Bahkan jika Anda dan pasangan belum pernah berdiskusi tentang hal-hal berbau seksual sekalipun, akan lebih baik jika hal ini mulai dibicarakan. Hal ini sangat penting, terutama jika Anda dan pasangan memasuki fase baru dalam hidup seperti kelahiran anak, menopause atau andropause (menopause pada pria).

Jadi ketika Anda menyadari tubuh maupun gairah seksual Anda berubah, pastikan pasangan mengetahuinya. Selain itu, ingatlah bahwa mengkomunikasikan tentang berbagai hal intim dapat meningkatkan pengalaman seksual Anda berdua.


Mitos #6: Organ seks yang terpenting adalah alat kelamin. Meski bagian tubuh yang satu itu sangat menyenangkan tapi sebenarnya organ seks terbesar pada manusia adalah otaknya. Sebab dengan otak, Anda selalu memiliki kemampuan untuk memilih apa yang ingin Anda rasakan dan pikirkan tentang seks serta seksualitas Anda.

Padahal apa yang seorang pria atau wanita rasakan terhadap dirinya sendiri bisa jadi afrodisiak yang luar biasa, apalagi jika Anda merasa tertarik dengan diri sendiri. Hal ini akan menular pada pasangan sehingga si dia akan merasa Anda begitu menarik.


Mitos #7: Jika Anda tak punya pasangan, libido itu tidak diperlukan. Yang benar mencintai diri sendiri itu penting. Jadi meski Anda tidak memiliki pasangan, merasa sensual dan diinginkan akan menambah gairah pada berbagai aspek hidup Anda. Hanya saja Anda butuh banyak belajar tentang apa yang merangsang Anda dan potensi apa dari diri Anda yang akan membuat calon pasangan terangsang.

Untuk itulah belajar 'menyenangkan' diri sendiri adalah kemampuan yang perlu Anda miliki agar nantinya Anda bisa menikmatinya sekaligus dapat diajarkan pada pasangan untuk menambah semaraknya aktivitas seks Anda.


Mitos #8: Cuma wanita yang mengalami rendahnya libido. Kendati libido rendah banyak ditemukan pada wanita, tapi sebenarnya hal ini juga terjadi pada pria. Penyebabnya bisa jadi konsumsi alkohol, obat-obatan tertentu, stres, ketidakseimbangan hormon (seperti rendahnya testosterone), penggunaan narkoba, tumor otak, diabetes hingga penyakit berbahaya seperti kanker.


Mitos #9: Masalah hormon adalah satu-satunya penyebab rendahnya libido wanita. Ketidakseimbangan hormon bisa berupa estrogen rendah, testosterone rendah, hipotiroidisme dan tingginya kortisol akibat stres tapi ada juga penyebab lainnya. Gangguan fisik seperti nyeri pada vulva atau vagina maupun kekeringan vagina juga dapat meningkatkan frustasi dan menurunkan libido.

Prosedur operasi atau penyakit seperti kanker, diabetes, tekanan darah tinggi dan arthritis, masalah hubungan, masalah psikologis (termasuk depresi), konsumsi alkohol, merokok dan gangguan berat badan juga salah satu di antaranya.


Sabtu, 09 Februari 2013

Tak Bisa Berkata-kata Saat Jatuh Cinta? Hormon Ini Penyebabnya



Ada-ada saja perilaku orang yang sedang jatuh cinta, mulai dari sering senyum-senyum sendiri hingga tak nafsu makan. Tapi jika seseorang tak bisa berkata apa-apa saat didekat orang yang dicinta, mungkin hormon ini penyebabnya.

Diketahui ada banyak zat kimia yang berpengaruh di dalam tubuh ketika seseorang jatuh cinta. Para ahli mengungkapkan hormon seperti phenylethylamine or PEA, norepinephrine, dopamin, oksitosin, testosteron dan endorfin turut mempengaruhi apa yang dirasakan oleh seseorang.

Namun jika seseorang merasa detak jantungnya meningkat serta bingung harus berkata apa saat bersama dengan orang yang disuka, bisa jadi hal ini karena pengaruh dari hormon norepinephrine, seperti dikutip dari Health, Rabu (16/1/2013).

Helen Fisher, PhD, seorang biological anthropologist menuturkan hormon stres ini bertanggung jawab terhadap perasaan canggung, telapak tangan berkeringat, sulit mencari kata-kata, mulut kering dan sensasi butterflies-in-your-stomach.

Selain itu perubahan hormonal akan membuat suasana hatinya bergejolak tidak karuan yang kadang turut mempengaruhi kondisi fisik. Para ilmuwan mengungkapkan pusat kesenangan di otak akan menyala ketika seseorang jatuh cinta yang membuatnya seperti mabuk kepayang dan selalu gembira.

Meski orang yang sedang jatuh cinta kadang tidak nafsu makan, tapi ia tidak kekurangan energi karena tubuhnya berada dalam taraf energi yang tinggi akibat pelepasan dopamin dan zat kimia lain. Terkadang tingkat energi yang tinggi ini juga membuat seseorang jadi sulit tidur dan bahkan selalu memikirkan orang yang dicintainya.

Sedangkan hormon yang berperan meningkatkan gairah seksual saat sedang jatuh cinta seperti ingin menggandeng tangan lawan jenis adalah testosteron serta estrogen. Baik pada laki-laki maupun perempuan, hormon ini sama-sama berperan dalam hubungan seksual dan emosional.

Berikut ini beberapa tanda lain yang menunjukkan seseorang sedang jatuh cinta, yaitu:
  1. Memiliki perasaan seperti ada ribuan kupu-kupu berterbangan di perut setiap kali berbicara atau melihat orang yang disuka.
  2. Lebih peduli dengan penampilan dan selalu ingin terlihat baik serta dikagumi oleh orang yang disuka. 
  3. Terus menerus memikirkan orang tersebut dan tersenyum pada diri sendiri tidak peduli di mana Anda berada, seakan dunia hanya milik Anda saja. 
  4. Sudah mulai merindukannya bahkan setelah selesai berbicara dengannya di telepon. 
  5. Lebih sering mendengarkan lagu-lagu cinta dan menghubungkan dirinya dengan lirik tersebut.